TUJUH PROGRAM PRIORITAS PEMBARUAN PERADILAN AGAMA : PENYELESAIAN PERKARA, MANAJEMEN SDM, PENGELOLAAN WEBSITE, PELAYANAN PUBLIK DAN MEJA INFORMASI, IMPLEMENTASI SIADPA, PENGAWASAN DAN “JUSTICE FOR ALL”
panjang
cetak biru

tabayyun

PENELUSURAN PERKARA ANDA

FOKUS PENGADILAN AGAMA DABO SINGKEP
 

sipppadbs

pelayananterpadu

Hakim Agung Habiburrahman: Mediasi di Peradilan Agama Harus Maksimal

Hakim Agung Dr. H. Habiburrahman, S.H., M.Hum menekankan agar mediasi di peradilan agama dijalankan secara maksimal. Menurutnya, mediasi itu sejalan dengan jiwa syariat Islam untuk mengedepankan ishlah (Perdamaian). 

Hal itu disampaikan Habiburrahman ketika memberikan pengarahan di hadapan seluruh ketua pengadilan tingkat banding lingkungan peradilan agama dalam acara Rapat Koordinasi Ketua MSy Aceh dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Seluruh Indonesia di Mega Mendung, Bogor, Kamis Sore (22/1/2015).

“Agar para pihak (pencari keadilan) optimal dalam mencapai kesepakatan, hakim-hakim mediator di peradilan agama harus maksimal mengusahakan mediasi. Jangan sekadar formalitas,” pesannya.

Lebih lanjut, Habiburrahman menyebutkan bahwa di peradilan agama, selain di Mahkamah Syar’iyah, ada dua jenis perkara hukum, yaitu hukum keluarga dan hukum kebendaan. Diakuinya, dalam masalah hukum keluarga, terutama masalah perceraian, memang agak sulit untuk mendamaikannya.

“Tapi dalam perkara hukum kebendaan, itu sangat mungkin bisa diupayakan damai melalu mekanisme mediasi. Seperti dalam perkara harta bersama dan perkara waris,” katanya.

Habiburrahman juga menyinggung ketika PERMA Nomor 1 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan lahir pada era Ketua MA Prof. Dr. Bagir Manan. Sejak saat itu Mahkamah Agung memberikan perhatian besar kepada mediasi.

“Waktu itu saya sering diajak Pak Bagir melihat-lihat pengadilan di daerah. Jika ada PN atau PA mengundang beliau untuk meresmikan ruang mediasi, beliau pasti datang,” kenangnya.

Sekadar informasi, saat ini PERMA No. 1/2008 itu sedang dalam proses revisi yang dilakukan oleh Kelompok Kerja (Working Group) Alternatif Penyelesaian Sengketa, atau yang biasa dikenal dengan WG Mediasi. WG Mediasi ini dibentuk pada tahun 2013 oleh Ketua MA, Dr. H.M. Hatta Ali, S.H., M.H.

Ketua Harian WG Mediasi yang kini menjabat Ketua Kamar Pembinaan, Prof. Dr. H. Takdir Rahmadi, S.H., LL.M., dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya peran semua elemen pengadilan dalam mempertinggi tingkat kesuksesan mediasi.

WG Mediasi dengan didukung AIPJ (Australia Indonesia Partnership for Justice) juga kini sedang merampungkan pembaruan kurikulum mediasi, instrumen pendukung mediasi, tata kelola, dan sistem reward and punishment. (Badilag)

 

Add comment

Security code
Refresh

Wakil Ketua

zul

Zulkifli, S. Ag, SH. MH

Hakim Dan Pegawai
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Rahmat Hidayat, S.HI, MH Syafli Usman, SH Maimonalisa, SH Jafri, BA NaamNur Syahidi, S.HIDenda Anggia, S.HI Dewita Irma Sari, S.HIRonny Setiawan, A.Md Ahad ArmanMaurat PirdausM. Yanis Saputra, S. HIOgna Alif Utama, SH
Alih Bahasa
Pencarian
Tanggal Hari Ini

Jam Kerja
Waktu Pelayanan
Senin - Kamis
08.00 - 16.30
Jum'at
08.00 - 17.00
Istirahat
Senin - Kamis
12.00 - 13.00
Jum'at
11.30 - 13.00
Link

banner majalah

youtube

Webmail
webmail_green2
Waktu Shalat

Waktu sholat untuk Singkep, Kabupaten Lingga. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.

No Telepon Penting

Mahkamah Agung RI | Badilag | PTA Pekanbaru
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS