logo mahkamah agung

Pengumuman

Artikel

Contoh Blanko Perkara Gugatan Dan Permohonan

Berita Terkini

Peta Yurisdiksi

Secara ruang wilayah Kabupaten Lingga- Provinsi Kepulauan Riau memiliki luas wilayah daratan dan lautan berdasarkan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga di Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan UU RI seperti tersebut di atas, wilayah Kabupaten Lingga mempunyai luas wilayah daratan dan lautan mencapai 211.772 km2 dengan luas daratan 2.117,72 km2  (1 %)  dan lautan 209.654 Km2 (99%), dengan jumlah pulau 531 buah pulau besar dan kecil, serta 447 buah pulau diantaranya belum berpenghuni. Namun, berdasarkan data eksisting luas wilayah Kabupaten Lingga sebesar 45.508,66 Km2 yang terdiri dari luas daratan sebesar 2.235,51 Km2 (4,91%), dan lautan sebesar 43.273,15 Km2 (95,09%). Adapun luas masing-masing kecamatan di Kabupaten Lingga dapat dilihat pada tabel berikut :

No
Kecamatan
Banyaknya Pulau
Luas (Km2)
Jumlah
Sudah Di Huni
Belum Di Huni
Jumlah
Daratan
Lautan
Jumlah
Desa
Kelurahan
1
Singkep Barat
12
40
52
450,53
2.503,04
2.953,47
8
1
2
Singkep
4
32
36
384,15
3.231,40
3.615,56
9
2
3
Lingga
9
60
69
558,70
11.005,97
11.564,67
17
1
4
Lingga Utara
1
12
12
354,76
4.347,49
4.702,25
7
1
5
Senayang
59
303
362
487,47
22.185,24
22.672,71
10
1
Jumlah
84
447
531
2.235,51 43.273,15 45.508,66
51
6

Sumber : Data Eksisting

Secara administrasi, pemerintahan Kabupaten Lingga terdiri dari 5 Kecamatan (Kecamatan Singkep, Kecamatan Singkep Barat, Kecamatan Lingga, Kecamatan Lingga Utara, dan Kecamatan Senayang) dan 59 Desa/Kelurahan yang disajikan dalam tabel berikut :

No
Kecamatan
Desa/Kelurahan
1
Singkep Barat Raya Sungai Buluh
    Bakong Sungai Raya
    Kuala Raya Sungai Harapan
    Marok Tua Jagoh
    Posek  
2
Singkep Dabo Berhala
    Dabo Lama Tanjung Harapan
    Berindat Batu Berdaun
    Kote Batu Kacang
    Lanjut Sedamai
    Marok Kecil  
3
Lingga Daik Panggak Darat
    Pekajang Panggak Laut
    Kelombok Musai
    Mepar Kerandin
    Penuba Pekaka
    Selayar Keton
    Kelumu Sei Pinang
    Mentuda Bukit Langkap
    Merawang Kudung
4
Lingga Utara Pancur Resun
    Bukit Harapan Sekanah
    Duara Teluk
    Limbung Linau
5
Senayang Senayang Mensanak
    Mamut Tanjung Kelit
    Pasir Panjang Pulau Batang
    Rejai Benan
    Temiang Batu Belubang
    Pulau Medang  

Sumber : BPS Kabupaten Lingga (Kabupaten Lingga Dalam Angka 2008)

Batas-batas wilayah :

Batas-batas wilayah Kabupaten Lingga :

Utara
:
Kota Batam dan Laut Cina Selatan
Selatan
:
Laut Bangka dan Selat Berhala
Barat
:
Laut Indragiri Hilir
Timur
:
Laut Cina Selatan

Geologi/Fisik Wilayah

Jika dilihat dari topografinya, maka sebagian besar daerah di Kabupaten Lingga adalah berbukit-bukit. Berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), terdapat 73.947 ha yang berupa daerah berbukit-bukit, sementara daerah datarnya hanya sekitar 11.015 ha

Klasifikasi kemiringan lahan di Kabupaten Lingga dapat diklasifikasikan menjadi enam kelas lereng, yaitu 0-2 %, 2-8 %, 8-15 %, 15-25 %, 25- 40 %, dan > 40 %.

Wilayah Kabupaten Lingga pada umumnya berupa daerah dengan kemiringan yang cukup tinggi, dimana terdapat sebanyak 76,92 persen wilayah yang memiliki kemiringan lebih dari 15 %. Sedangkan yang berupa dataran (kemiringan kurang dari 2 %) hanya seluas 3,49 ha atau 3,14 persen saja. Hal ini sesuai dengan keadaan topografi Kabupaten Lingga yang didominasi daerah yang berbukit – bukit.

Jenis tanah yang terdapat di Kabupaten Lingga pada umumnya adalah podsolik merah kuning, litosol, dan organosol. Adapun lapisan tanahnya berstruktur remah sampai gumpal. Sedangkan lapisan bawahnya berselaput liat dan teguh. Sementara untuk jenis batu – batuannya, batuan Pluton Asam (Acid Pluton) yang berupa batuan sejenis granit tersebar pada kawasan Gunung Daik di bagian barat Pulau Lingga, selain itu terdapat juga batuan endapan dari Zaman Prateseiser yang tersebar di seluruh Pulau Lingga.

Sumber : Website Pemerintah Kabupaten Lingga
 
 

Agenda Kegiatan Kantor


Sistem Informasi Penelusuran Perkara

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Mahkamah Agung RI tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara, selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Kunjungi

JDIH Mahkamah Agung RI

TypographyPeraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi.

Kunjungi

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI.

Kunjungi


pengaduan simari komdanas sipp direktori
sikep abs lpse jdih perpus